CARA TERBAIK MEMBENAHI MASYARAKAT DAN NEGARA

Asy-Syaikh Kholid bin Dlohwiy Adh-Dhofiriy (hafidhohulloh)

berkata :


"Benih awal perbaikan masyarakat adalah dengan memperbaiki kehidupan rumah tangga. Maka bersungguh-sungguhlah membenahi rumah tanggamu niscaya masyarakatmu dan pemerintahmu akan menjadi baik.


Sebagaimana dikatakan :

"Apapun keadaanmu, buah akibatnya akan kembali juga kepadamu."


Sebagian orang menuntut perbaikan penguasa dan mengkritisinya dengan dalih  agar (jika penguasa baik) bisa memperbaiki rakyatnya. 

Dia menyoroti kekurangan penguasa namun tidak melihat kekurangan dirinya.


Dan sungguh dalam 

keadaan dia tidak mampu mengendalikan satu, dua atau ketiga anaknya serta mendidik dan memperbaiki mereka namun kemudian dia menuntut adanya perbaikan masyarakat !


Perbaikilah dirimu terlebih dahulu, kemudian anak keturunanmu. Perbaikilah keluargamu, kemudian setelah masing-masing keluarga menjadi baik, maka menjadi baiklah kondisi masyarakat.


Setelah itu kebaikan akan berlanjut kepada pemerintah, negeri-negeri dan para hamba.

Maka tercapailah keberkahan. Alloh ('azza wa jalla) akan membukakan pintu-pintu keberkahan di dunia dan mereka pun akan mendapatkan buah kebahagiaan di akhirat kelak."


[Ceramah : "Pentingnya memperbaiki rumah tangga"

http://bit.ly/3ijvMah


•|[ نواة إصلاح المجتمع

↲ هو إصلاح البيت؛ 🏡

👈🏻 اجتهد في بيتك يصلح لك مجتمعك، ويصلح لك ولاتك،


كمـا يقال:

«کما تكونوا يُولَّى عليكم»،


🔊⚖️ بعضهم يطالب بإصلاح الحاكم، ويتكلم في الحكام من أجل إصلاح الرعية، وينظر تقصيرهم، ولا ينظر في جانب نفسه؛ وأنه ما استطاع أن يمسك لا ولد ولا ولدين ولا ثلاثة وتربيتهم وإصلاحهم، ثم يطالب بإصلاح المجتمع!


📍أصلح نفسك، وأصلح ذريتك؛ يصلح بيتك، ثم بعد ذلك تصلح بيوت الناس، ويصلح مجتمع الناس، فينتقل الإصلاح إلى الولاة، وإلى البلاد والعباد؛ فتحصل البركات، ويفتح الله -عز وجل- برکات الدنيا، وتحصل لهم النتيجة السعيدة في الآخرة. ]|• 🌿


🏘️ محاضرة «أهمية إصلاح البيوت»،

🎙️الشيخ خالد بن ضحوي الظفيري.


@Miraathalanbeyaa

https://t.me/KEUTAMAANSUNNAH

TAK ADA KATA TERLAMBAT UNTUK BELAJAR

Al Imam Al Kisa'i dulunya adalah seorang penggembala kambing hingga usia 40 tahun.


Suatu hari, di tengah perjalanan, ia mendapati seorang ibu yang sedang menyemangati anaknya untuk pergi belajar di majelis ilmu untuk menghafal Al Qur'an.

Namun sang anak enggan. Maka sang ibu berkata:

Nak, pergilah belajar di majelis ilmu supaya kelak ketika besar kamu tidak menjadi seperti tukang gembala ini. 

Berkata Al Kisa'i:

Orang sepertiku menjadi permisalan jelek dalam kebodohan.

Al Kisa'i pun menjual kambing-kambingnya lalu pergi untuk belajar ilmu.

Hingga akhirnya ia menjadi seorang imam dalam ilmu bahasa arab, seorang imam dalam ilmu-ilmu qiro'ah, menjadi permisalan terpuji dalam hal ilmu dan tingginya cita-cita.

Al Jawāhir wad Durar, karya Ibnu Hajar.


https://t.me/tarbiyahsalafiyah

Sumber :
https://t.me/aaa1998aaa/1678

ANAKKU, TEGAKKANLAH SHALAT

Allah berfirman


يَا بُنَيَّ أَقِمِ الصَّلَاةَ [لقمان : ١٧]

Wahai anakku, tegakkanlah shalat


Berkata Asy Syaikh Robi' bin Hadi hafizhahullah 

Luqman Al Hakim tidak mengatakan "shalatlah" namun ia berkata: "tegakkanlah shalat".

Maka cermatilah makna "menegakkan", maksudnya adalah kerjakan shalat itu dengan sempurna berlandaskan syariat Allah.


Beliau (Asy Syaikh Robi) juga berkata:

Maka inilah makna "menegakkan shalat", yaitu kamu shalat sebagaimana cara shalatnya Rasulullah ﷺ, bukan shalat semau dirimu atau sesuai madzhab yang kamu senangi. Namun kerjakanlah shalat sesuai tata cara shalatnya Rasulullah ﷺ.

Washāyā Luqmān Al Hākīm Libnihī, hlm. 21 & 26


https://t.me/tarbiyahsalafiyah

MENANAMKAN HAL POSITIF PADA DIRI ANAK

 Berkata Asy Syaikh DR. Muhammad bin Ghalib Al Umari hafizhahullah 



‏اغرسوا في الأبناء أنّ لهم قيمة في الحياة
علّموهم أنّ معهم نعمة التوحيد
وبينوا لهم أنهم أتباع رجل عظيم هو محمد صلى الله عليه وسلم
وضّحوا لهم عزتهم بالإسلام
حُثّوهم أن يفرحوا بدينهم
ويسعدوا بأوطانهم
إياكم وما يضعف هممهم، أو يشعرهم بأنهم مجرد وجود لا نفع فيه.

Tanamkan pada diri anak-anak bahwasanya mereka memiliki nilai (berharga) dalam kehidupan ini.

Beri tahu bahwa mereka memiliki nikmat tauhid.

Beri penjelasan, bahwa mereka adalah pengikut sosok yang mulia, yaitu Muhammad ﷺ.

Terangkan terkait kemuliaan mereka dengan beragama Islam.

Beri dorongan mereka untuk merasa bangga dengan agama ini dan menolong tanah air mereka.

Hati-hati, jangan sampai Anda sekalian melemahkan cita-cita mereka atau membuat mereka merasa menjadi manusia yang tidak berguna.



https://t.me/tarbiyahsalafiyah

Sumber :
https://twitter.com/m_g_alomari/status/1445216871264002049?s=09

MENCETAK GENERASI TANGGUH DENGAN AL QURAN DAN AS SUNNAH

 Al Allamah Muqbil Al Wadi'iy rahimahullah berkata


فإذا أردتم أن تخرجوا أجيالًا تدافع عن الدِّين الإسلامي، فعليكم أن تجتهدوا في تعليم أبنائكم كتاب الله وسنة رسول الله صلى الله عليه وسلم

Jika kalian ingin melahirkan generasi-generasi yang akan membela agama Islam maka wajib bagi kalian untuk bersungguh-sungguh mengajari anak-anak kalian kitabullah (Al Qur'an) dan Sunnah Rasulullah ﷺ

Kitāb Al Mushāra'ah 195



https://t.me/tarbiyahsalafiyah

MELANGGAR KEHORMATAN TETANGGA IALAH SALAH SATU DOSA YANG TERBESAR

وَعَنْ ابْنِ مَسْعُودٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: سَأَلْتُ رَسُولَ الله ﷺ أَيُّ الذَّنْبِ أَعْظَمُ؟ قَالَ: «أَنْ تَجْعَلَ لِلَّهِ نِدًّا وَهُوَ خَلَقَكَ». قُلْتُ: ثُمَّ أَيُّ؟ قَالَ: «ثُمَّ أَنْ تَقْتُلَ وَلَدَكَ خَشْيَةَ أَنْ يَأْكُلَ مَعَكَ». قُلْتُ: ثُمَّ أَيُّ؟ قَالَ: «ثُمَّ أَنْ تُزَانِيَ حَلِيلَةَ جَارِكَ». مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ. 


Dari Ibnu Mas‘ud radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata,

“Aku bertanya kepada Nabi ﷺ, ‘Dosa apa yang paling besar di sisi Allah?ʼ Beliau menjawab, ‘Saat kamu menyekutukan Allah, padahal Dialah yang menciptakanmu.ʼ

Aku bertanya lagi, ‘Kemudian apa?ʼ Beliau menjawab, ‘Apabila kamu membunuh anakmu karena takut dia makan bersamamu.ʼ

Aku bertanya lagi, ‘Kemudian apa?ʼ Beliau menjawab, ‘Berzina dengan istri tetanggamuʼ.”

Muttafaqun ‘alaihi [H.R. Al-Bukhari (4477) dan Muslim (86)].

Pelajaran dari hadits di atas: https://telegra.ph/Pembahasan-Hadits-ke-6--Bab-Al-Birr-wa-ash-Shilah--Kitab-al-Jamiʼ--Bulughul-Maram-10-20-2

Hari Ahadi [Pembahasan hadits ke-enam | Kitab al-Jami' | Bab al-Birru wa ash-Shilah]
_______________________________

Mari ikut berdakwah dengan turut serta membagikan artikel ini, asalkan ikhlas insyaallah dapat pahala.

https://t.me/nasehatetam 
www.nasehatetam.net

ILHAM YANG PALING AGUNG

 Al Imam Abu Hatim Ibnu Hibban Al Busti Rahimahullah Ta'ala berkata :


Diantara anugerah Allah yang terbanyak bagi hamba-hambaNya dan ilham yang paling agung adalah sifat qanaah (merasa cukup dengan pemberian Allah).

Tiada sesuatu yang lebih yaman untuk badan ini melebihi rida dengan ketetapan Allah percaya dengan pembagian-Nya.

Seandainya tidak ada pada qanaah perkara yang terpuji melainkan hanya ketenangan dan tidak masuk dalam tempat-tempat yang buruk untuk meraih kelebihan hidup niscaya wajib bagi seorang yang berakal untuk tidak memisahkan dirinya dari qanaah dalam keadaan apapun yang ia alami.


RAUDHATU UQALAA HAL 168



18 Robi'ul Awwal 1443
Rumah Inspirasi
Sidayu Gresik
Harrosahullah

Ukhuwah Imaniyah
http://bit.ly/uimusy

KEDATANGANNYA TIBA-TIBA

 Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah menasihatkan,


فبادر هذا، لأنك لا تدري ربما تموت وأنت تخاطب أهلك، أو تموت وأنت على فراشك، أو تموت وأنت على غدائك، أو تموت وأنت في سيارتك، أو في سفرك، إذاً فبادر!

“Bersegeralah kalian untuk ini (beramal shalih)! Sebab, engkau tak akan mengerti soal kematian, kapan ia menghampirimu.

Bisa saja, di saat engkau sedang bercengkerama bersama keluargamu, atau saat engkau sedang berada di kasurmu, atau engkau sedang makan siang. Atau kematian bisa saja menjemputmu saat engkau sedang mengendarai mobilmu, atau saat engkau sedang bepergian. Sekali lagi, bergegaslah untuk beramal!”

Syarah Riyadhush Shalihin (2/290)

WhatsApp Salafy Indonesia
Channel Telegram || http://telegram.me/ForumSalafy

KEBERSAMAAN ALLAH TERHADAP ORANG-ORANG YANG BAIK

Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan,


إن العبد إذا خلصت نيته لله وكان همه وعمله لوجهه سبحانه كان الله معه. فإنه سبحانه يقول:

(إِنَّ ٱللَّهَ مَعَ ٱلَّذِینَ ٱتَّقَوا۟ وَّٱلَّذِینَ هُم مُّحۡسِنُونَ)

Jika seorang hamba jujur niatnya untuk Allah, keinginan dan amalannya untuk Allah semata; Allah senantiasa bersamanya. Allah berfirman, "Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang bertakwa lagi berbuat kebajikan." (an-Nahl:128)

I'lamul Muwaqqi'in hlm. 443

WhatsApp Salafy Indonesia
Channel Telegram
 || http://telegram.me/ForumSalafy

SEORANG YANG MULIA MENURUT CUCU RASULULLAH SHALLALLAHU 'ALAIHI WA SALLAM

 Abu Ja'far Muhammad bin Ali bin Al-Husain bin Ali rahimahullah pernah berkata,


كَانَ لِيْ أَخٌ في عَيْنِيْ عَظِيْمٌ، وَ كَانَ الَّذِيْ عَظَّمَهُ فِيْ عَيْنِيْ صَغر الدنيا في عَينه

"Dahulu aku memiliki seorang saudara yang begitu mulia pada mataku. Dan, yang menjadikan dirinya sangat mulia dalam penglihatanku karena ia memandang dunia dengan begitu hinanya."

Shifatush Shafwah Imam Ibnul Jauzi, hlm. 262

WhatsApp Salafy Indonesia
Channel Telegram
 || http://telegram.me/ForumSalafy

Himbauan KEMENAG terkait bulan puasa Ramadhan 1442H


 Sumber: