Teruntuk yang ingin tahu DZULQARNAIN

DZULQARNAIN DZULWAJHAIN DAN DUA KELEDAI TUNGGANGANNYA [Al-Muhaddits (Doktor Palsu) Asy-Syaikh Abdul Hadi Al-Umairy & Abu Amira Khairunnisa] (3): THE REAL BUNGLON DZULWAJHAIN:: ALLAHU AKBAR! TELAH BENAR AL-ALLAMAH RABI’ BIN HADI HAFIZHAHULLAH TATKALA MENTAHDZIR DZULQARNAIN & MENYIFATINYA SEBAGAI MUTALAWWIN _LA’AB _MAKIR

من أهلية مكر ذي القرنين المكاسري الإندونيسي: الحمار الذي جعله مركبا له يقال له: المحدث (الدكتور المزيف) الشيخ عبد الهادي العميري!!!

(ذو القرنين بين ذي الوجهين والحمارين)

~~~~~
….Tidak berhenti dalam menipudaya kaum muslimin, dalam sebuah tulisan yang bercap Abdul Hadi Umairy (sebagai penulisnya) ternyata yang menjadi sutradara di balik layar adalah Dzulqarnain. La hawla wa la quwwata illa billah.
~~~~~

Bagi mereka yang sudah terbiasa dininabobokkan mendengarkan kisah-kisah pujian membubung terhadap Dzulqarnain tentulah hal ini sulit untuk dipercaya. Tetapi jangan salah mengira bahwa kami akan menempuh jalan yang sama dalam meninabobokkan dengan berkisah karena bukti dan faktalah yang kami kedepankan.
Silakan sesiapa yang hendak mendustakan dan beradu bukti dan fakta dengan kami asal dianya membawa serta bukti ilmiyah untuk menutupi aurat malunya.

Di sini akan kami paparkan pendahuluan betapa Dzulqarnain dan MLM Dzulqarnainyun benar-benar para pemain watak berkepribadian ganda yang menjijikkan untuk ukuran para dai yang mengaku berdakwah di jalan Allah. Wajah mereka bisa berubah-ubah sesuai dengan kondisi dan keadaan yang dirasa bisa menguntungkan dengan perubahan yang sangat kontradiktif, bertolak belakang seakan organisme yang hidup di dua alam antagonis.
📌Pasca pembubaran resmi Laskar Jihad oleh asatidzah seiring dengan penentangan dan pembangkangan Ja’far Umar Thalib untuk membubarkannya..

Mereka adalah orang-orang yang getol merapat dan mengupayakan Ishlah dengan Ja’far Umar Thalib. Bahkan mereka menuduh asatidzah telah menghalangi taubatnya Ja’far Umar Thalib, sampai-sampai tuduhan ini dilontarkan di jalsah khusus Mekah di kediaman Asy Syaikh Rabi’ tatkala Dzulqarnain dan team pembela Rodjanya turut menggendong serta seorang Halabiyun dalam jalsah khusus yang membahas problematika dakwah Salafiyah di Indonesia.

Gambar 1. Halabiyun penyusup, anggota team jalsah Mekah Dzulqarnain

Bukti selengkapnya terkait penyusup Halabiyun yang dibawa oleh Dzulqarnain dan csnya me jalsah khusus di kediaman Asy Syaikh Rabi’ silakan dibaca pada makalah:
🌎http://tukpencarialhaq.com/2014/03/30/manhaj-bunglon-dzulqarnain-dkk-manhaj-penghancur-dakwah-salafiyah-membongkar-makar-abu-hanifah-ibnu-yasin-bekasi/

👆🚩Apakah akal sehat anda bisa menerima bahwa Halabiyunpun dilibatkan dan digendong Dzulqarnain dkk. untuk turut serta membahas problematika dakwah sementara yang mereka bawa itu (baca:Halabiyun) justru adalah salah satu musuh utama dakwah Salafiyah di Indonesia?!
Apakah team ini membawa misi dakwah Salafiyah sementara yang mereka bawa adalah Halabiyun dan pembelaan terhadap Rodja.

Nukilan:
Dzulqarnain: “Masalahnya Al-Akh Luqman seakan-akan dia mengesankan kepada manusia bahwa pintu taubat bagi Ja’far telah tertutup (dan sekarang Sofyan Ruray yang berbicara bahwa Syaikh Rabi’ yang mengesankan kepada manusia pintu taubat bagi Ja’far Umar Thalib telah tertutup!! Perhatikan dan ambil pelajaran dari kesamaan tuduhan mereka ini ya ikhwah, hanya saja yang membedakannya adalah obyek penderitanya, pertama Dzulqarnain menuduh Luqman dan kedua Sofyan Ruray menuduh Syaikh Rabi’ -pen.)”

Sampaipun gelap mata, pasca jalsah salah satu gembong khabits penipu dari kalangan Dzulqarnainyun, Sofyan Ruray malah membutababi menyuarakan kegagalan misi jalsah membela Rodja dan Jafar Umar Thalib dengan menuding Asy Syaikh Rabi’ telah menyimpang aqidahnya! Laa hawla wa laa quwwata illa billaah.

Maka sekarang simaklah bahwa demi Ja’far Umar Thalib al Khariji, Sofyan Ruray menghukumi, memvonis Asy Syaikh Rabi’ telah menyimpang akidahnya:

“Kemudian…masalah Ja’far Umar Thalib. Sampai kepada saya sebuah ucapan bahwasanya Syaikh Rabi’ mengatakan …tentang Ja’far Umar Thalib..nashahtuhu..nashahtuhu ..saya telah menasehatinya, saya telah menasehatinya..tidak ada harapan lagi, tidak ada harapan lagi atau kalimat yang semisal itu. Ini saya katakan sangat disayangkan sekali disampaikan kepada khalayak umum apalagi pendengar radio …sebab ini ucapan yang mengandung kebatilan …mengandung penyimpangan didalam masalah aqidah..”

Sofyan melanjutkan serangan kejinya, menanduk gunung tinggi yang dibenci oleh para ahli bid’ah dengan bermodal kebahlulannya:

“..tidak ada harapan lagi, tidak ada harapan lagi atau kalimat yang semisal itu… sebab ini ucapan yang mengandung kebatilan …mengandung penyimpangan didalam masalah aqidah….. Kalau kemudian kita memahami (maksudnya dirinya, bukan Ahlussunnah yang mengikuti pemahaman salaful Ummah-pen.) bahwa ucapan tersebut Allah tidak mungkin mengampuni Ja’far Umar Thalib maka ini ucapan berbahaya…sehingga kita harus memiliki pengharapan kepada Allah, jangan dikatakan tidak ada harapan lagi.…”

📥http://archive.org/download/SyaikhRabiMenyimpangAqidahnyaSopyanRuray/Syaikh%20Rabi%20menyimpang%20Aqidahnya_Sopyan%20Ruray.mp3

Dan inilah pembelaan Al Ustadz Usamah Mahri terhadap guru beliau (Asy Syaikh Rabi’) dari tuduhan khabits Sofyan Ruray di atas:

📥http://archive.org/download/PembelaanTerhadapAlAllamahRobiUstadzUsamah/Pembelaan%20Terhadap%20Al%20Allamah%20Robi_Ustadz%20Usamah.mp3

👆🔉Pembelaan al Ustadz Usamah Mahri terhadap guru beliau, Asy Syaikh Rabi’ dari tikaman keji dan dusta Sofyan Ruray, rekomendasi terhadap orang awam untuk mendngarkan Rodja serta bukti kedustaan kafilah Dzulqarnain yang mengingkari pernyataan Asy Syaikh Rabi’ tentang Ja’far Umar Thalib

وشهد شاهد من أهلها

((((👆📣Pernyataan Dzulqarnain (sendiri!!) bahwa tahdzir Asy Syaikh Rabi’ telah lama dicabut, beberapa tahun yang lalu.

Kebatilan tuduhan kejinya terhadap Asy Syaikh Rabi’ hafizhahullah telah didustakan di dalam Al Qur’an yang diturunkan kepada RasulNya shalallahu ‘alaihi wa sallam serta Salaful ummah.
Firman Allah Ta’ala:

حَتَّى إِذَا اسْتَيْئَسَ الرُّسُلُ وَظَنُّوا أَنَّهُمْ قَدْ كُذِبُوا جَاءَهُمْ نَصْرُنَا فَنُجِّيَ مَنْ نَشَاءُ وَلا يُرَدُّ بَأْسُنَا عَنِ الْقَوْمِ الْمُجْرِمِينَ (١١٠)

👉“Sehingga apabila para Rasul tidak mempunyai harapan lagi (tentang keimanan mereka)👈 dan telah meyakini bahwa mereka telah didustakan, datanglah kepada para Rasul itu pertolongan Kami, lalu diselamatkan orang-orang yang Kami kehendaki. Dan tidak dapat ditolak siksa Kami dari pada orang-orang yang berdosa.” (QS. Yusuf 110)

Semoga Allah merahmati salah seorang salaf yang mengatakan:

إِذَا رَأَيْت الشَّابَّ أَوَّلَ مَا يَنْشَأُ مَعَ أَهْلِ السُّنَّةِ وَالْجَمَاعَةِ فَأَرْجِهْ وَإِذَا رَأَيْته مَعَ أَهْلِ الْبِدَع فَايئَسْ مِنْهُ فَإِنَّ الشَّابَّ عَلَى أَوَّلِ نُشُوئِهِ.

“Jika engkau melihat seorang pemuda di awal pertumbuhannya dia bersama Ahlus Sunnah maka harapkanlah kebaikannya, dan jika engkau melihatnya bersama ahli bid’ah 👉maka putuslah harapanmu dari kebaikannya👈, karena sesungguhnya seorang pemuda itu sangat dipengaruhi oleh awal masa pertumbuhannya.”

Atsar ini disebutkan oleh Ibnu Muflih di dalam Al-Adab Asy-Syar’iyyah (3/577 –pent) dari Al-Imam Ahmad dan disebutkan oleh Ibnu Baththah (Al-Ibanah Ash-Shughra hal. 133 no. 92 –pent) dari Amr bin Qais Al-Mula’i.

Apakah kebahlulan Sofyan Ruray si pentahdzir Aqidah Asy Syaikh Rabi’ ini juga akan membuatnya serampangan menuding kitab suci Al Qur’anul Karim dan Rasullullah shalallahu ‘alaihi was sallam, “…sebab ini ucapan yang mengandung kebatilan …mengandung penyimpangan di dalam masalah aqidah..” Na’udzubillahi min dzalik.

Silakan membaca uraiannya selengkapnya pada makalah berikut:
🌍http://tukpencarialhaq.com/2013/10/02/pembelaan-terhadap-kehormatan-al-allamah-rabi-bin-hadi-dari-tikaman-khabits-si-jahil-bahlul-sofyan-ruray/

Bantahan selengkapnya untuk menelanjangi kebatilan tuduhan terhadap Asy Syaikh Rabi’ tersebut serta kelicikannya dalam berkelit dan berhilah dan kedustaan team jalsah Dzulqarnain silakan membaca kembali makalah pada link berikut:

🌍http://tukpencarialhaq.com/2013/10/07/sofyan-ruray-mengakui-kedustaan-kafilah-al-ustadz-dzulqarnain/
Demikianlah secara singkat paparan bukti episode “alam” pembelaan setengah mati mereka terhadap Ja’far Umar Thalib dengan menyerang asatidzah (terkhusus ustadz Luqman) sampaipun berlanjut membutababi mempertontonkan kebahlulannnya dengan menuding Asy Syaikh Rabi’ telah menyimpang aqidahnya!

Waktupun berlalu….

Gambar 2. Dzulqarnain keceplosan, ” (Oleh: Syaikh ‘Abdul Hadi Al ‘Umairi -hafizhahullah-), “Al-Akh Luqman berkata ketika berkomentar tentang Syaikh Abdul Hâdy Al-‘Umairy hafizhahullâh…”

Berbanding terbalik 180° dengan fakta di atas, sekarang saatnya kita menyaksikan bukti bagaimana Dzulqarnain beracting diri sebagai bunglon sejati -yang berkepribadian ganda dengan watak Dzulwajhain yang antagonis- menebar pesona di depan umat sebagai orang yang peduli terhadap penyimpangan Jafar Umar Thalib dan menyerang Luqman sebagai pengekor setia Ja’far Umar Thalib dengan meminjam cap nama Doktor Palsu Abdul Hadi Umairy untuk menggebugnya:

“Dahulu, Luqman sangat mengikuti Ja’far Umar thalib laksana satu bulu anak panah dengan yang semisalnya…..”

Perhatikanlah wahai pembaca sekalian permainan watak licik bunglon orang ini, setelah dia dan kawan-kawannya menyerang ustadz Luqman (dan Asy Syaikh Rabi’ bahkan!) demi membela setengah mati Ja’far Umar Thalib di saat para asatidzah tegas bersikap terhadapnya karena penyimpangan dan pembangkangannya terhadap nasehat Ulama untuk membubarkan Laskar Jihad sampaipun menaikkan pembelaan tersebut di hadapan asy Syaikh Rabi’ maka sekarang Dzulqarnain melalui Abdul Hadi Umairy bergaya lain dengan menuding Ustadz Luqman sebagai pengekor setia Ja’far di masa LJ! Sungguh permainan watak bunglon yang luar biasa. Allahul musta’an.

📌Fitnah Haddadiyah Hajuriyah dan Liukan Makar si Bunglon Dzulwarnain

Manakala fitnah Hajuriyah datang menerpa maka larutlah dirinya bersama kakaknya (Khidir) beserta barisan pendukungnya di dalam barisan Hajuriyun…
Tanpa kita tahu kapan dan dimana rujuk dan taubatnya Dzulqarnain cs dalam fitnah tersebut, tatkala datang tahdzir dari Asy Syaikh Rabi’ maka didatangkanlah Abdul Hadi Umairy sang advokat yang telah diplot sebagai sosok dungu bak kerbau tunggangan yang menerima saja dicocok hidungnya dan bergaya Maling Teriak Maling bahwa Luqman, lawannya adalah seperti Al Hajury!! Allahu Akbar!

Firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala:

وَالَّذِينَ يُؤْذُونَ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ بِغَيْرِ مَا اكْتَسَبُوا فَقَدِ احْتَمَلُوا بُهْتَانًا وَإِثْمًا مُبِينًا (٥٨)

“Dan orang-orang yang menyakiti orang-orang yang mukmin dan mukminat tanpa kesalahan yang mereka perbuat, maka Sesungguhnya mereka telah memikul kebohongan dan dosa yang nyata.” (QS Al Ahzab: 58)

Kita tidak akan berpanjang kata, uraian bukti selengkapnya silakan merujuk pada makalah:
🌍http://tukpencarialhaq.com/2015/02/08/pendusta-abdul-hadi-dzulqarnain-ms-umairy-telanjang-bulat-di-panggung-sejarah-01-adu-data-fakta-siapa-yang-mengikuti-manhajnya-al-hajuri/

📌Kami akan tunjukkan bukti lainnya betapa Dzulqarnain ini memang sangat luar binasa makar dan bunglon Dzulwarnainnya.

Di dalam tulisan bercap Abdul Hadi Umairy tersebut juga dilansir peringatan Asy Syaikh Rabi’ terkait ustadz Luqman semasa LJ dahulu:

“Adapun ucapan Syaikh Rabî’ yang terdahulu mengenai Luqman, sebagaimana yang telah lalu, beliau pernah mengatakan, “Sesungguhnya Saya takut bahwa Luqman ini adalah seorang ikhwani yang menampilkan diri dengan kesalafiyahan.”

Gambar 3. Adapun ucapan Syaikh Rabî’ yang terdahulu mengenai Luqman…

Padahal Dzulqarnain sendiri telah menegaskan bahwa pernyataan Asy Syaikh tersebut sudah lama dicabut oleh beliau sendiri!

Simak buktinya di sini:

P : “Ana ingin bertanya kepada ustadz sedikit masalah. Berkenaan dengan tahdziran syaikh Rabi’ terhadap ustadz Luqman suatu masa dahulu”
Dz : “Terhadap siapa?”
P : “Ustadz Luqman. Eh, jadi macam mana tahdziran itu sekarang ustadz? Apakah telah dicabut oleh syeikh Rabi’ atau bagaimana?”
Dz : “Iya, telah dicabut.”
P : “Telah dicabut?”
Dz : “Iya”
P : “Bila ustadz?”
Dz : “Ee, sebenarnya dari beberapa tahun lalu.”
P : “Beberapa tahun lalu. Kan di sini ada apa namanya ishlah, sehingga sudah diterangkan tentang hal-hal yang terjadi. Dan sudah selesai masalahnya. Dan kemarin itu baru-baru lagi, kalau gak salah tahun kemarin terakhir, syaikh ditanya lagi. Ditanya lagi, syaikh katakan hal itu terakhir.”

Bukti audio jawabannya (terlampir):
https://archive.org/download/PernyataanDzulqarnainBhwTahdzirSyaikhRabiTelahLamaDicabut/PernyataanDzulqarnainBahwaTahdzirAsySyaikhRabiTelahLamaDicabut.mp3

Perhatikanlah wahai para pembaca yang semoga dirahmati Allah.
Itu adalah pernyataan Dzulqarnain sendiri tanpa ada sesiapapun yang memaksanya untuk menjawabnya tetapi Subhanallah diapun tak merasa berat untuk bersikap bunglon, melancarkan makar dan tipudaya -dengan memakai nama orang lain- dengan mengangkat kembali pernyataan lama Asy Syaikh Rabi’ (hanya untuk menggebug orang yang dimusuhinya) yang telah dipersaksikan oleh Dzulqarnain sendiri bahwa pernyataan tersebut telah lama dicabut!!!
Allahul musta’an.

Lihatlah alur berfikir si makir Dzulwarnain dan bandingkan dengan cara berfikir orang yang sehat akal dan manhajnya.
Tatkala datang tahdzir Asy Syaikh Rabi’ terhadap dirinya maka diapun “balik membalas” orang yang berseberangan dengannya dengan mengeluarkan fatwa lama Asy Syaikh Rabi’ yang telah dipersaksikan oleh Dzulqarnain sendiri bahwa pernyataan tersebut telah lama dicabut!!!
Allahu Akbar! Benar-benar pendalilan yang luarbiasa yang diluar kebiasaan.

Sesungguhnya tatkala kami menulis dan memaparkan bukti-bukti otentik hakekat Dzulwajhain si Dzulqarnain lautan ilmu tak bertepi ini teriring keyakinan bahwa tidak semua orang mampu dan berani berdusta seenaknya, berganti wajah dan nama, bermain-main dengan agama Allah ini. Maka bagaimana anda bisa meletakkan kepercayaan dien anda kepada Bunglon yang bisa berganti-ganti wajah berbicara atas nama dakwah Islamiyah?

Bisakah anda membayangkan kejiwaan seorang dai yang berperan di depan umat dengan dua kepribadian yang antagonis?! Pun bisa beracting sebagai orang lain hanya untuk membela dirinya sendiri?! Serta menampilkan pujian terhadap dirinya yang ekstrim ghuluwnya sebagai LAUTAN ILMU TAK BERTEPI?!
Sungguh mengerikan, siapa kamu wahai Dzulwarnain Dzulwajhain Dzulqarnain?!

Wallahu a’lam, yang lebih nampak dari bukti-bukti yang ada Dzulwarnain sangatlah jauh dari sifat seorang dai amanah dan tawadlu’ yang selalu diiringi rasa takut kepada Allah Ta’ala tetapi lebih pantas bagi dirinya menyandang gelar sebagai badut dakwah yang gila pujian dan politikus sejati yang siap beracting bagaimanapun dengan memegang prinsip Machiavelli, seorang Yahudi, tujuan menghalalkan segala cara. Allahul musta’an.

Dari paparan bukti-bukti di atas juga menunjukkan betapa sangat memprihatinkannya nasib Abdul Hadi Umairy, lihatlah betapa dirinya tak lebih hanya menjadi permainan makar Dzulqarnain dkk. tanpa ada kehormatan dan ilmu kecuali sebagai obyek pemuas pemeran pelengkap dalam panggung politik proyek makar Dzulwajhain. Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un.

🔆👣🔆👣🔆👣🔆👣🔆
⚔🛡Anti Terrorist Menyajikan Bukti & Fakta Yang Nyata
🌎 http://tukpencarialhaq.com || http://tukpencarialhaq.wordpress.com

Selengkapnya :
http://tukpencarialhaq.com/2016/03/09/dzulqarnain-dzulwajhain-dan-dua-keledai-tunggangannya-al-muhaddits-doktor-palsu-asy-syaikh-abdul-hadi-al-umairy-abu-amira-khairunnisa-3-the-real-bunglon-dzulwajhain-allahu-akbar-telah-bena/

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Tinggalkan Komentar...