๐Ÿ“ถ←←←←←←←←←←←←←๐Ÿ“ถ

๐Ÿ”“PENUTURAN HADITS-HADITS SHAHIH TENTANG DIHARAMKANNYA NYANYIAN DAN ALAT-ALAT MUSIK.

2. HADITS KEDUA:

๐Ÿ”นDari Anas bin Malik Radhiyallahu'anha diriwayatkan bahwa Rasulullah Shallallahu a'laihi wa'salam bersabda:

ุตَู€ูˆْุชَุงู†ِ ู…َู„ْุนُูˆْู†َุงู†ِ ูِูŠ ุงู„ุฏُّู†ْูŠَุงูˆَุงู„ุงَุฎِุฑَุฉِ: ู…ِุฒْู…َุงุฑٌุนِู†ْุฏَ ู†ِุนْู…َุฉٍูˆَุฑِู†ََّุฉٌ ุนِู†ْุฏَ ู…ُุตِูŠْุจَุฉٍ.

"Ada dua suara yang terlaknat: Seruling ketika ada kenikmatan, dan gemerincing ketika terjadi musibah."

▫Dikeluarkan oleh Al-Bazzar dalam Musnad-nya (Ⅰ: 377: 795 Kasyful Astaar): Amru bin Ali telah menceritakan sebuah riwayat kepada kami. Ia berkata: Abu Ashim telah menceritakan sebuah riwayat kepada kami. Ia berkata: Syabib bin Bisyr Al-Bajali telah menceritakan sebuah riwayat kepada kami. Ia berkata: Aku pernah mendengar Anas bin Malik Radhiyallahu'anha menceritakan: lalu disebutkan hadits tersebut, Juga melalui jalur Abu Ashim namanya Adh-Dhahhaq bin Mukhallad dikeluarkan oleh Abu Bakar Asy-Syafi'i dalam Ar-Ruba'iyat (Ⅱ:22:1 Manuskrip Zhahiriyah). Adh-Dhaya'u Al-Maqdisi dalam Al-Ahadits Al-Mukhtarah (Ⅵ: 188: 2200-2201)

▫ Al-Bazzar menyatakan: "kami hanya mengetahui riwayat dari Anas dengan sanad ini."

✒penulis katakan: sanad hadits ini hasan, bahkan shahih setelah melalui proses penyertaan.

๐Ÿ”นDan hadits ini diiringi oleh riwayat penyerta dari Isa bin Thuhman dari Anas.

๐Ÿ‘‰Dikeluarkan oleh Ibnu Sammak dalam Al-Awwal min Haditsihi (Qa'af 87: 2 -Manuskrip).

๐Ÿ”นIsa ini perawi yang dapat dipercaya, termasuk salah satu perawi Al-Bukhari sebagaimana dalam Al-Maghni oleh Adz-Dzahabi.

๐Ÿ‘Alhamdulillah hadits ini shahih. Hadits ini juga memiliki riwayat penguat yang semakin menambah kekuatannya.

▪Yakni dari hadist Jabir bin Abdullah, dari Abdurrahman bin Auf, diriwayatkan bahwa ia berkata: Rasulullah Shallallahu a'laihi wa'salam bersabda:

ุฅِู†ِّูŠْ ู„َู…ْ ุฃَู†َّู‡ُ ุนَู†ِ ุงู„ْุจُูƒَุงุกِ، ูˆَู„َูƒِู†ِّูŠْ ู†َู‡َูŠْุชُ ุนَู†ْ ุตَูˆْ ุชَูŠْู€ู€ู€ู€ู€ู€ู†ِ ุฃَุญْู…َู‚َูŠْู€ู€ู€ู€ู†ِ ูَุฌِุฑَ ูŠْู†ِ؛ ุตَูˆْุชٍ ุนِู†ْุฏَ ู†َุบْู…َุฉِ ู„َู‡ْูˆِ، ูˆَู„َุนْุจٍ ูˆَู…َุฒَุงู…ِู€ู€ู€ู€ู€ูŠْุฑِ ุงู„ุดَّูŠْุทَุงู†ِ، ูˆَุตَูˆْุชٍ ุนِู†ْุฏَ ู…ُุตِูŠْุจَุฉٍ، ู„َุทْู…ِ ูˆُุฌُูˆْู‡ٍ، ูˆَุดَู‚ِّ ุฌُูŠُูˆْุจٍ، ูˆَุฑِู†َّุฉِ ุดَูŠْุทَุงู†ٍ.

"Aku tidak melarang kalian menangis. Namun yang aku larang adalah dua macam suara yang bodoh lagi tabu: Suara nyanyian bersenang-senang, bermain-main dengan seruling setan, dan suara ketika terjadi musibah: memukul-mukul pipi, meribek-robek pakaian dan raungan setan."

๐Ÿ“•Dikeluarkan oleh Al-Hakim (Ⅳ: 1063- 1064), Al-Baihaqi (Ⅳ: 69) dan dalam syu'abul Iman (Ⅶ:241:1063-1064) juga oleh Ibnu Abi Dunya dalam Dzammul Malihi (Qaaf 159: I-Zhahiriyah), Al-Ajjuri dalam Tahrimun Narad (201:63) Al-Baghawi dalam Syarhus sunnah (Ⅴ:430-431). Ath-Thayalisi dalam Musnad-nya (1683). Ibnu Saad dalam Ath-Thabaqat (Ⅰ: 138) dan Ibnu Abi Syaibah dalam Al-Mushannaf (Ⅲ: 393) Abu bin Humaid dalam Al-Muntakhab Minal Musnad (Ⅲ: 8:1044) melalui jalur Muhammad bin Abdurrahman bin Abi Laila, dari Atha, dari Jabir. Sebagian diantaranya tidak menyebutkan Abdurrahman, dan dalam hal itu ada kisahnya.

▪Diriwayatkan juga oleh At-Tirmidzi (1005) dari Jabir secara ringkas, Beliau berkimentar hadits ini Hasan, yakni karena adanya riwayat lain.

๐Ÿ“•Judul asli :ุชุญุฑูŠู… ุขู„ุงุชุงู„ุทّุฑุจ
▪(Tahrim Alatit Tharab)▪

✒Penulis: Asy-Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani

Edisi terjemahan

➝➝➝➝➝➝➝➝➝
๐ŸŒ๐Ÿ“ก forumsalafiyyinsampit.blogspot.com
◉ ◈ ◉ ◈ ◉ ◈ ◉ ◈ ◉ ◈
☏℡
๐Ÿ“šWA ุงู„ู†ุงุฌูŠุฉ forum ุงู„ุณู„ููŠูŠู† ⭐✪

✧★✧☆✧★✧☆✧★✧☆✧★✧☆✧★ ً

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Tinggalkan Komentar...