MEMOHON KETAKWAAN JIWA KEPADA ALLAH

💐📝MEMOHON KETAKWAAN JIWA KEPADA ALLAH

عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ ، أَنَّهُ سَمِعَ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُوْلُ : فَأَلْهَمَهَا فُجُوْرَهَا وَتَقْوَاهَا. قَالَ : « اللَّهُمَّ ائْتِ نَفْسِي تَقْوَاهَا ، زَكِّهَا أَنْتَ خَيْرُ مَنْ زَكَّاهَا ، أَنْتَ وَلِيُّهَا وَمَوْلَاهَا

Dari Abu Hurairah –semoga Allah meridhainya- bahwasanya ia mendengar Nabi shollallahu alaihi wasallam membaca (ayat):

فَأَلْهَمَهَا فُجُوْرَهَا وَتَقْوَاهَا

Kemudian Allah mengilhamkan kefajiran dan ketakwaan kepada jiwa (manusia)(Q.S asy-Syams ayat 8)

Nabi pun berdoa: ALLAAHUMMA AATII NAFSII TAQWAAHAA, ZAKKIHAA ANTA KHOYRU MAN ZAKKAAHAA. ANTA WALIYYUHAA WA MAULAAHAA (Ya Allah, berikanlah ketakwaan kepada jiwaku. Sucikanlah jiwaku itu, sesungguhnya Engkau adalah pihak terbaik yang menyucikannya. Engkau adalah Wali (Penolong) dan Maulaa-nya (Pemiliknya)(H.R Ibnu Abi Ashim dalam as-Sunnah, dihasankan oleh Syaikh al-Albaniy dalam Dzhilaalul Jannah)

💡💡📝📝💡💡
WA al I'tishom

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Tinggalkan Komentar...